Home / Dakwah / Persiapkan Sebelum Berdakwah

Persiapkan Sebelum Berdakwah

Mengenali Lawan Bicara

Sesungguhnya seorang da’i harus pandai mengetahui orang-orang yang akan diajak berbicara jauh-jauh hari sebelum ia berbicara. Dengan kata lain, ia harus mempersiapkan segala sesuatunya sesuai apa yang dibutuhkan oleh sasaran atau objek dakwahnya. Setiap da’i, juga hendaknya berlapang dada terhadap para pendengarnya yang menyakiti perasaannya, terutama kepada orang-orang yang sudah menyatakan diri beriman. Ia boleh bersikap tegas terhadap orang-orang kafir, asalkan dengan cara-cara yang tetap bijkasana. Maka diharapkan, dengan cara itu seorang da’i bisa menyampikan dakwahnya kepada orang lain sesuai aturan syari’at Islam. Sehingga pribadi dan sekaligus materi dakwahnya disukai dan diterima dengan baik oleh orang lain.

Selain itu, seorang da’i hendaknya mengetahui kondisi dan situasi terbaik untuk menyampaikan dakwahnya kepada orang lain, agar orang lain manaruh simpati kepada apa yang disampaikannya. Ia harus menyampaikan dakwahnya dengan cara yang mulia dan bersih. Tidak perlu diragukan lagi, bahwa siapa saja yang menyampaikan dakwahnya dengan sanubari yang bersih, sikap yang ikhlas dan perilaku serta tutur kata yang sesuai dengan ucapannya, maka dakwahnya akan diterima dengan baik oleh para pendengarnya. Jika seorang da’i tidak mengetahui cara dan situasi dalam menyampaikan dakwahnya, maka ia akan tidak disukai oleh para pendengarnya. Dan, di akhirat kelak ia akan dimintai pertanggunganjawaban oleh Allah Swt., jika dakwah yang ia sampaikan justru dapat merugikan orang lain.

Mari kita perhatikan betapa indahnya tutur kata dan perilaku yang pernah disampaikan oleh Rasulullah Saw. kepada umat beliau, sehingga tutur kata dan perilaku beliau senantiasa menimbulkan rasa simpatik di sanubari para pendengarnya. Beliau Saw. tidak pernah menyebutkan kekafiran dan keburukan seseorang di hadapan orang banyak. Justru, Rasulullah menujukkan tutur kata beliau kepada semua orang secara umum, tanpa mengkhususkan kepada seseorang. Beliau Saw. selalu berkhotbah di atas mimbar dengan cara-cara yang bijaksana, terutama jika beliau ingin menyampaikan dakwah kepada orang banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *